Puisi

Guruku

Pernahku lihat lelah di bola matamu

Namun senyum selalu hiasi dirimu

Meredam bara emosiku yang megepuh

Tak pedulimu padahal baik bagiku

Kau buka mata dan hatiku yang membeku

Ku genggam dunia dengan memahami ilmu

Dalam tetapi tak pernah kau tinggalkanku

Dengan sabarmu ku tahu yang ku tak tau

Engkau guruku apa kabarmu?

Walau di mana berada semoga berjuta doa untukmu slamanya..

Ajari kepakkan sayapku tuk terbang menuju langit tinggi meraih bintang kau slalu ku kenang

Seluruh pengabdian yang telah kau beri mesti ku coba dengan sepenuh hati tak akan berganti

Terimakasih oh guruku

Kau selalu jadi pahlawan

Cermin tak pernah berdusta

Cermin yang biasa ku pandangi di setiap hari

Sekali lagi menghiaskan bayangan diri

Wajah ini mata ini tempat segala dosa bermula

Dan indahkan akhir segala cita

Apakah diri diriku ini kan bercahaya bersinar di surgamu menatap penuh rindu?

Atau kah diriku ini kan harus lega terbakar dalam nyala di neraka membara?

Sungguh berbeda yang nampak dan yang tersembunyi

Hanya kapal suam melipuh topeng belahatkan

Tubuh ini hati yang merajai diri

T’lah bersalah membaur melangkah

Cermin tak pernah berdusta

Yang indah topeng semata

Ya Allah aku malu t’lah tertipu

Ampuni hamba di seluruh akhir waktu

Ke manakah diriku ini berakhir di surga atau di nerakamu?

Aku tak akan mampu..

Apakah diri diriku ini kan bercahaya bersinar di surgamu menatap penuh rindu?

Atau kah diriku ini kan harus lega terbakar dalam dalam nyala di neraka membara?

Selamatkan aku, amin ya robbal alamin…

Ashabul kahfi

Ternyata sudah dalam sejarah 7 pemuda yang beriman

Melarikan diri ke dalam gua demi menyelamatkan iman

Disangka tidur hanya sehari rupanya 309 tahun

Zaman bertukar beberapa purun di bumi bersejarah urdud

Begitulah kuasa ilahi kepada ashabul kahfi

Tiada mustahil di dunia ini

Jika kita beriman dan bertakwa

Ternyata sudah dalam sejarah 7 pemuda yang beriman

Tulang beluang berserakan tulang dari binatang tunggangan

Juga anjing yang di janjikan surga fidnir yang mulia

Kata jalla kudro tullah ‘ala fidyatin min ashabil kahfi

Laisa filkauni muhallun ‘alaik midza aamanna

Watta koina

Untukmu Syuhada

Kehidupan bagaikan roda beribu zaman terus berputar

Namun satu tak akan pudar cahaya Allah tetap membahana

Majulah sahabat mulia berpisah bukan akhir segala

Lepas jiwa terbang mengangkasa

Cita kita tetap satu jua

Walau raga meregang nyawa

Harta dunia tiada tersisa namun jiwa tetaplah satria

Takkan surut satu langkah jua

Majulah sahabat mulia berpisah bukan akhir segala

Lepas jiwa terbang mengangkasa

Cita kita tetap satu jua

Debu- debu dan darah suci saksi nan tak terbantahkan lagi

Gunung lembah hutan dan samudra untuk Allah di atas segalanya

Tujuh awan bersuka ria sambut ruh suci menuju Rabb nya

Sahabat nantikan hadir kami kan menyusulku sekejap lagi

Bidadari nan bermata jeli menyongsong dengan wakah berseri

Sahabat kami rela kau pergi jihad kita kan teru bersemi

Jalan ini takkan pernah henti


Surat Untuk Para Sahabatku

Di saat angin menghembus diterangnya matahari

Di saat air mengalir dikesunyian alam

kulihat seekor burung yang menandakan sesuatu

ketika ku meoleh ke arah kiriku,. ada senyuman abadi

Ku tak mengerti apa arti itu semua?

Dan ku anggap itu hanya angin lalu saja…

Seperti kertas yang dibuang tanpi pikir dua kali

Keesokan harinya…

Kejadian itu terjadi kembali…

dan tanpa terasa,. kejadian itu terus menghantui ku…

Hingga akhirnya tibalah di detik- detik terakhir aku bersama teman- temanku..

hari di mana.. hari yang akan menjadi sebuah sejarah baru dalam hidup ku

Hari di mana semua kejadian akan tersimpan dalam benakku saja

Hari di mana aku akan meninggalkan semua yang kulakukan di sekolah yang teramat indah bagiku

Aku akan menjadikannya sebuah “KeNaNgaN” kenangan yang benar- benar berarty dalam hidup Q…

karna di tempat inilah aku mengenal PersahabataN

karna di sinilah aku tau apa arti dari KebersamaaN

karna di tanah inilah aku tau Diri Ku Yang Sebenarnya

memang awalnya… Aku tak mau.. sangat tak mau memasuki sekolah ini’

setelah aku mencoba mendiami di tempat baru ku ini

aku menyadari… bahwa…. dahulu yang ku kira ini hanya sebuah perdesaan kecil

yang ku pikir ini adalah sebuah penjara yang menurutku lebih dari penjara- penjara pada umumnya

Ternyata… di balik itu semua.,

Tempat inilah yang menjadikan Nisrina yg sebenarnya…

Terimakasih ya Rabb…

Kau t’lah begitu baik padaku…

Terimakasih ya Rabb…

Kau t’lah memberikan ku nikmat yang banyak

Walau ku tidak merasa puas dengan apa yang kau berikan

Namun itu sebetulnya Sudah Lebih Dari Cukup

Hanya keinginan manusia lah yang tiada habisnya….

Sebelum aku meninggalkan sekolah ku ini…

Aku ingin berkata: ” MAaf,. AfwAn,.Sorry,.PuNtEn.,”

karena sudah banyak kesalahan yang ku perbuat., kepada kalian- kalian,.

Aqu ingin ketulusan moe. untuk memaafkan kesalahan yang kuperbuat,.

dan ingat satu hal dari Q:

” Jangan lah kalian meniru ku,. meniru kejelekan yang ku perbuat,Ku ucap, pokonya segala yang berbau negatife pada diriku,.,. tapi ,..,. kalian tiru lah.. walaw hanya setitik kebaikan diriku yang tertanam di sekolah ku itu,., aku ingin suatu saat nanti kebaikan ku akan di kembangkan oleh kalian..,. dan akan di panenkan kepada adik- adik kelas kalian”

ingat lah satu pesan dari ku…

dan yang paling,. paling., terpenting ialah: tetap pada agama Allah,. yang senantiasa selalu memberikan nikmat kepada kita. dan tidak lupa kepada Rasul-Nya…, kita harus mencintainya setiap saat,.,., seperti rasulullah mencintai umtnya melebihi cinta nya seorang ibu!!!

dan Ingat satu hal dari ku!!! KIta Harus WaspaDa!!! terhadap musuh kita!!!! dari dulu hingga sekarang musuh kita belumlah musnah!!! bahkan mereka terus., dan terus berkembang,. hingga menjerumuskan sebagian dari saudara kita… musuh terbesar kita adalah SHaIToN…IbLIs,,., . mereka kan musnah sesuai dengan iman kita!!!! ingatlah selalu pesan dariKu.,.,.

semoga dengan ketidak adanya ku di mahad smp it al amanah ., tidak menjadi kehancuran.. naMun menerbitkan pondasi yang kokoh!!! memperbaiki pondasi- pondasi yang t’lah rapuh!!!…

Aku ingin kalian tau,,., bahwa: uhibbukiFillah….

don’t FOrget me!!!!

ok!!!

Nisrina,. yang pada awalnya pendiam,. sering sakit hati,. menyendiri,. hingga akhirnya menjadi,. sosok pemimpin,. yang berani,. cerewet,. peduli,. sksd,. Lebay,. pinter,. …..(amiiiien)…hhe.. narsis amet c…

Aku ingin semua tau !!! bahwa persahabatan kita tak kan pernah terputus,. walau wajah tak saling memandang,. walau tangan tak lagi sling berpegang erat,. walau keceriaan tak lagi saling beradu,. namun hati kita kan tetap menyatu…

Puisi- Puisi Hummmoor:

Terang bersinar kulit putihmu
Hitam dan panjang urai rambutmu
Harum semerbak wangi parfummu

Hii… takuuutt…
Hantuuuuuu…….

Aku selalu setia menemani tiap langkahmu
Aku selalu teguh menopang berat tubuhmu
Aku selalu tabah kalau kau tak memerlukanku
Tak peduli kuterbuang, terbalik, atau terjepit kaki lemari
Karena aku adalah sandalmu sejati

PerHatIan

Aku Cowok,dia cewek
Aku mengenalnya,dia mengenalku
Aku naksir padanya dan bertanya
“Maukah kamu jadi calon istriku?”
Dia mengangguk tanda setuju
“Tapi ada syaratnya,”kata dia
“Katakan saja! apa syaratnya,”kataku
“Aku butuh banyak perhatian”
“Hanya itu !?,” tanyaku
“Ya,hanya itu,PERhiasan,HArta,Tabungan,Investasi dan warisAN.”
“Jadi kapan kau akan melamarku?”sambungnya kemudian
Tak menjawab,aku balik kanan,takut akan PERHATIAN

Puisi Bagi “Peranakan Cina”

Kata orang kau peranakan Cina
Kulitmu putih mulus
Kau tinggal di ruko sebelah kostku
Suatu malam kugoda Tacimu yang mata
duitan…lalu kuberi beberapa lembar
ribuan…dan terjadilah tawar menawar
Tacimu setuju…aku heran murah benar
hargamu?
Kubawa kau ke kamar kostku…lalu kubaringkan
di atas ranjang.
Kau..diam saja tak menolak…?
Kubuka gaun kuningmu…kau diam
Kuelus putih kulitmu…
Bau wangi kulitmu terendus hidungku
Kuhisap setiap inci kulitmu…
Dan…
Aku merasa berdosa sebab ini adalah pengalaman
pertamaku…
Kulihat kau tetap berbaring lemah…
Aah aku mendesah… Nikmatnya… Mengisap Ji Sam Su

Puisi Anak Kedokteran

Hari itu, ketika tubuhku pada metabolisme nya
yang terendah…Mataku berakomodasi tak percaya…
Benarkah yang tertangkap oleh nervi optici-ku??

Dalam sms mu…
Katamu, akulah nukleus kehidupanmu…
Katamu, jika kau flagelatta, maka akulah ATP…
Katamu, jika kau inflamasi, akulah prostaglandin…

Sadarkah kau??
Kau berhasil membuatku mengalami hipertensi
fisiologis dan tachycardi
Perintahkan membrana tympani mu mendengar
seluruh discuss vertebralis ku berkata…

“Setiap cardiac outputku membutuhkan
pacemaker darimu.
Setiap detail gerakan glossus mu merangsang
saraf simpatisku.”

“Ucapan selamat malammu laksana diazepam…
Ucapan “jangan menangis, sayang”mu bagaikan
valium bagiku…
Dan ketika kau pergi…terasa bagaikan
imunosupresi untukku…”

Apa yang terjadi padaku??

Cinta kau bilang??
Tak pernah kudengar Dorland mengucapkannya…
Di jurnal mana aku bisa memperoleh Randomised
Control Trial dengan Double Blind tentang nya??

Diagnosa aku…
Infus aku dengan cairan elektrolit “aku milikmu”…
Dan kita akan mengaktivasi seluruh sistem organ
kita bersama-sama…
Sampai brain stem death memisahkan kita…

Puisi Jatuh Cinta Anak Accounting

Wahai Kekasihku…
Debetlah cintaku di neraca hatimu
Kan ku jurnal setiap transaksi rindumu
Hingga setebal Laporan KeuangankuWahai kekasih hatiku…
Jadikan aku manager investasi cintamu
Kan ku hedging kasih dan sayangmu
Di setiap lembaran portofolio hatiku
Bila masa jatuh tempo tlah tiba
Jangan kau retur kenangan indah kita
Biarlah ia bersemayam di Reksadana asmara
Berkelana di antara Aktiva dan Passiva

Wahai mutiara kalbu ku….
Hanya kau lah Master Budget hatiku
Inventory cintaku yang syahdu
General Ledger ku yang tak lekang ditelan waktu

Wahai bidadariku….
Rekonsiliasikanlah hatiku dan hatimu
Seimbangkanlah neraca saldo kita
Yang membalut laporan laba rugi kita
Dan cerahkanlah laporan arus kas kita selamanya
Jika di hari closing nanti, Tidak ada kecocokkan saldo
mungkin cinta kita harus dijurnal balik…

Wajahmu
(Kitab Cinta Rumi)


Mungkin kau berencana pergi,
seperti ruh manusia
tinggalkan dunia membawa hampir semua
kemanisan diri bersamanya

Kau pelanai kudamu

Kau benar-benar harus pergi
Ingat kau punya teman disini yang setia
rumput dan langit

Pernahkah kukecewakan dirimu ?
Mungkin kau tengah marah
Tetapi ingatlah malam-malam
yang penuh percakapan,
karya-karya bagus,
melati-melati kuning di pinggir laut

Krinduan, ujar Jibril
biarlah demikian
Syam-i Tabriz,
Wajahmu adalah apa yang coba diingat-ingat lagi oleh setiap agama

Aku telah mendobrak kedalam kerinduan,
Penuh dengan nestapa yang telah kurasakan sebelumnya
tapi tiada semacam ini

Sang inti penuntun pada cinta
Jiwa membantu sumber ilham

Pegang erat sakit istimewamu ini
Ia juga bisa membawamu pada Tuhan

Tugasku adalah membawa cinta ini
sebagai pelipur untukmereka yang kangen kamu,
untuk pergi kemanapun kaumelangkah
dan menatap lumpur-lumpur
yang terinjak olehmu

muram cahaya mentari,
pucat dingding ini

Cinta menjauh
Cahayanya berubah

Ternyata ku perlu keanggunan
lebih dari yang kupikirkan

Kembali Ke Atas

Keindahan Fantasi Cinta
(Al Muktashim)


Riuh… ramai… gaduh… dan penuh kegembiraan
Taman hati berwarna warni
Panggung rumah paru-paru berdiri kokoh
Kolam cinta mengalir indah keawan kasih

Badan terasa sejuk…
Segar tak terkirakan
Rumput selaput nadi bergoyang lembut
Di tiup angin cinta sejati

Burung camar jantung menukik pelan
Hinggap di pohon tulang iga putih
Matanya melihat kearah taman hati
Pandangannya terpesona oleh pemandangan cantik

Bidadari cinta dan pangeran kasih sayang
Bersenda gurau diangan yang tinggi
Hati pun gembira…
Jiwa pun lega…

Ya Allah…
Abadikan keadaan ini
Agar menjadi pedoman
Bagi hati yang saling menyatu

Mentari sanubari tersenyum riang
Alam jiwa bergembira ria
Serentak…
Jiwa0jiwa riang berdansa di sekitar taman hati
Oooh…
Indahnya fantasi cinta

Kembali Ke Atas

Keagungan Ilahi
(Al Muktashim)


Ratu malam sang rembulan
Raja siang sang matahari
Keduanya selalu bertentangan,

Tarik menarik
Dorong mendorong
Saling menguasai,
Seolah selalu bertanding tiada henti

Tiada yang kalah
Tak ada yang menag,
Karena dengan kedua sifat yang bertentangan ini
Seluruh alam semesta bergerak!

Dunia berputar,
Saling mengisi,
Yang satu melengkapi yang lain
Tanpa yang satu
Takkan ada yang lain,

Siang dan malam
Terang dan gelap
BAik dan jahat
Tanpa yang satu,
Apakah yang lain itu akan ada?
Tanpa adanya gelap,
Dapatkah kita mengenal terang?

Inilah sebuah kenyataan
Yang telah dikenhendaki Allah
Tanpa kehendaknya, takkan terjadi apa-apa

Kembali Ke Atas

Dawai Sang Sufi
(Al Futuhat)


Hidup adalah ibadah
Dalam ayat-Nya Allah berfirman,
Wama kholaqtul jinna wal insa illa liya’bududun
Lama aku tidak percaya dengan ayat ini
Fikirku aku hanya disuruh shalat, puasa dan dzikir
Apalagiketika aku berfikir tentang ayat,
Wa’bud robbaka hatta ya’tiyakal yakin,
Demi Allah, aku tidak sanggup untuk beribadah terus menerus…
Aku bingung
Aku takut
Aku lari dari pendapatku sendiri

Suatu hari aku bertanya kepada guruku
Guruku mengatakan, “Tidak salah pendapatmu, tapi kurang”.
Ketahuilah…..
Dalam ayat lain Allah juga berfirman
Wala tansa nasibaka minaddunya
Dan La yukallifullahu nafsan illa wus’aha
Jelas Allah tidak hanya menyuruh kitauntuksholat dan puasa
Allah juga menyuruh kita untukmencari dunia
Bahkan Allah melarang kita untuk membebani diri kita dengan beban yang berat
Sehingga kita tidak mampu memikulnya
Walaupun itu ibadah

Ketauhillah…..
Ibadahitu bukan bentuk lahirnya
Banyak perkara dunia yang berubah menjadi amal dunia karena niat
Banyak perkara yang kadang menurut kita tidak ada nilainya tetapi
Disisi Allah sangat berharga
Engkau makan,minum, tidur, cari nafkah, menikah
Tetapi di niati untuk menguatkan ibadah
Itulah arti Wama kholaqtul jinna wal insa illa liyakbudun
Dan engkau dapat istiqomah sholat, puasa, dzikir
Dengan bantuan makan, minum dan menikah
Itulah artiWa’bud robbaka hatta ya’tiyakal yaqin
Jikaengkau sholat, puasa tetapi tidak makan dan minum
Pasti engkau akan mati
bukankah ini bunuh diri dan jelas tidak ibadah ?
Engkau hanya sholat, puasa dan dzikir tetapi tidak menikah
Sehingga suatu ketika terjerumus zina, apakah arti semua ibadahmu ?

Ingatlah Allah pencipta manusia dengan ukuran dan aturan
Janganlah engkau mempertahankan kebodohanmu
Janganlah engkau hancur hanya karena pemahamanmu yang salah
Dan ingatlah pesan Allah Alladzina yastami’unal qoula
Fayattabi’una ahsanah…..

Orang-orang yang mendengarkan pendapat
Kemudian mengikuti pendapat yang paling bagus
Merekalah yang diberi petunjuk Allah
Dan merekalah orang-orang yang beruntung…..

Kisah Lagu Seruling

Dengan alunan pilu seruling bambu
Sayu sendu lagunya menusuk kalbu
Sejak ia bercerai dari batang pokok rimbun
Sesaklah hatinya dipenuhi cinta dan kepiluan

Walau dekat tempatnya laguku ini
Tak seorang tahu serta mau mendengar
O kurindu kawan yang mengerti perumpamaan ini
Dan mencampur rohnya dengan rohku

Api cintalah yang membakar diriku
Anggur cintalah yang memberiku cita mengawan
Inginkah kau tahu bagaimana pencinta luka?
Dengar, dengar alunan lagu seruling bambu

Hidangan Dari Langit

Bulan puasa telah tiba.
larangan raja mulai berlaku:
jauhkan tanganmu daripada makanan,
hidangan rohani telah disediakan.

Roh telah bebas dari pengasingan dirinya dan menundukkan tangan tabiat jelek;
hati yang sesat telah dikalahkan dan perajurit iman telah sampai.
Bala tentera penidur telah menyerah dan segera ditawan,
dari bara penyulut api jiwa tiba seraya meratap;

Lembu itu begitu molek,
Musa bin Imran muncul;
melaluinya si mati hidup semula apabila badannya telah melaksanakan upacara qurban;
Puasa ialah upacara qurban kita,
yang menghidupi jiwa;
mari kita qurbankan badan kita, kerana jiwa tiba sebagai tamu;

Iman yang teguh ialah awan lembut,
kearifan ialah hujan yang tercurah darinya,
kerana pada bulan iman inilah al-Qur`an diwahyukan.

Apabila nafsu badani dikawal,
roh akan mikraj ke langit;
apabila pintu penjara dirubuhkan maka jiwa akan mencapai pelukan Kekasih.

Hati telah menukar tabir gelapnya dan menggerakkan sayapnya ke angkasa;
Hati, yang menyerupai malaikat, sekali lagi tiba di tengah mereka.
Tangkaplah tali pengikat tubuhnya,
di atas perigi berteriaklah,
“Yusuf dari Kana`an telah tiba!”

Pada waktu `Isa Almasih terjatuh dari keledainya maka doanya diterima Allah;
Cucilah tanganmu, kerana Hidangan langit telah tiba;
Cucilah tangan dan mulutmu,
jangan makan atau bercakap-cakap;
carilah kata dan suapan nasi yang diturunkan untuk dia Si Diam!

Semua ibadah yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas oleh seorang pemeluk agama yang teguh merupakan manifestasi daripada cinta.
Demikian pula halnya dengan ibadah puasa.
Sebagai ibadah, puasa pada bulan Ramadhan merupakan bentuk pengurbanan jiwa.
Sememangnya cinta menuntut pengurbanan.
Pengurbanan yang dimaksud ialah pengurbanan jiwa dan hati,
yang hanya diperuntukkan kepada-Nya.

Judul Inspirasi oleh Admin
Syair Jalaluddin Rumi

Jalan Cinta yang Utama

.. Pencinta punya pelindung dalam pembuluh darahnya,
Pencinta sibuk membicarakan Cinta yang tak dapat dibandingkan.
Kata Akal, “Rukun iman yang lima perkara sudah mencukupi, tiada lagi jalan”
Cinta menjawab, “Ada sebuah jalan, berulang kali aku melaluinya!”
Akal melihat pasar, kemudian mulai berjualan
Cinta melihat ada banyak pasar di sebalik pasar akal.
Banyak al-Hallaj mereka temui di sana, mereka meyakini jiwa cinta
Dan menolak mimbar seraya memilih tiang gantungan
Pencinta yang faqir memiliki penglihatan hati penuh pesona
Orang yang hanga mengandailkan pada akal, hatinya gelap, semua disangkalnya
Akal berkata, “ Janganlah kakimu dijejakkan di situ,
Di halaman istana hanya duri yang tumbuh!”
Cinta berkata, “Duri-duri ini semuanya milik akal yang bersarang dalam dirimu!”
Waspadalah dan diam, buanglah duri kehidupan dari telapak kaki!
Supaya kau mendapat pelindung di dalam dirimu.
Shamsi Tabriz! Kaulah matahari dalam awan kata-kata;
Apabila matahari terbit, maka setiap kata pun sirna!

Cinta Maha Dahsyat…

Kerana cinta duri menjadi mawar
Kerana cinta cuka menjelma anggur segar
Kerana cinta pentungan menjadi mahkota penawar
Kerana cinta kemalangan menjadi keberuntungan
Kerana cinta rumah penjara nampak bagaikan kedai mawar
Kerana cinta timbunan debu kelihatan sebagai taman
Kerana cinta api berkobar menjadi cahaya menyenangkan
Kerana cinta Saytan berubah menjadi bidadari
Kerana cinta batu keras menjadi lembut bagaikan mentega
Kerana cinta duka menjadi riang gembira
Kerana cinta hantu berubah menjadi malaikat
Kerana cinta singa tidak menakutkan bagaikan tikus
Kerana cinta sakit menjadi sihat
Kerana cinta amarah berubah menjadi keramah-tamahan

December 22nd, 2008 | Leave a Comment

Dunia Penuh Beban (Rumi)

Dari langit setiap saat wahyu turun ke dalam kalbumu,
“Bagaikan sampah berapa lamakah usia hidupmu di atas bumi? Naiklah!”
Sesiapa yang beban jiwanya berat, pada akhirnya akan menjadi sampah.

Apabila sampah memenuhi tong, bersihkan!
Janganlah lumpur itu dibuat kewruh setiap kali,
Agar air kolammu jernih dan sampah mudah dibuang dan dukamu sembuh.

Demikian roh, bagaikan obor, asapnya lebih tebal dibanding cahayanya.
Apabila gumpalan asap lenyap, cahaya dalam rumah tak akan dipermainkan lagi.
Kau sentiasa bercermin ke dalam air keruh,
Kerana itu bukan bulan ataupun matahari kau lihat
Apabila kegelapan menutup langit, matahari dan bulan tak nampak.
Angin utara bertiup, udara segar.

Untuk membawa udara segar angin sepoi bertiup pada waktu subuh.
Angin roh bertiup membuat segar dada yang sesak disebabkan derita.
Nafas ringan terhela dan jiwa rasa hampa.

Di bumi roh ialah pengembara asing, negeri tanpa ruang itulah yang ia rindukan,
Mengapa nafsu amarah sentiasa gelisah?
Roh suci, berapa lamakah kau akan mengembara di bumi?
Kau elang raja, terbanglah kembali kepada siul Baginda!

Penyucian Diri

Dalam salat malam,
tatkala matahari terbenam,
jalan panca indera tertutup dan jalan menuju yang Gaib terbuka luas;
Kemudian malaikat penjaga tidur tiba menghalau roh pergi ke langit,
bagaikan penggembala menghalau burung-burung.

Inilah Cinta: Terbang tinggi ke langit…

Sekarang kulihat kekasih jiwaku,
mutiara segala ciptaan,
terbang ke langit bagaikan roh Mustafa;

Matahari malu melihat wajahnya,
di angkasa cuaca kelam kabut bagaikan hati;
Cahayanya membuat air dan lumpur lebih terang daripada api.

Kataku,
“Mana tangganya untuk tempat naik, tunjukkan! Aku ingin juga terbang ke langit!”

Ia menjawab,
“Tangga tempatmu naik ialah kepalamu, sujudkan kepalamu di bawah telapak kakimu!”

Apabila kau jejakkan kakimu di atas kepalamu, maka kakimu akan mengendarari bintang-bintang!
Apabila kau ingin mengarung angkasa luas, angkatlah kakimu ke langit, mari naik!
Di hadapanmu terbentang seratus jalan menuju langit, setiap subuh kau terbang tinggi ke langit seperti seuntai doa.

Karya : Jalaluddin Rumi

Islam…
Semua orang tau islam adalah agama
Islam adalah jalan lurus mnju surga
Tp apakah qta tw ada apa d bAlik tembok islam?
Ketika kita menoleh kebelakang
Pasty qta akan malu
Betapa bodoh nya qta
betapa rugi nya qta
menyia nyiakan jasa orang yg t’dahulu memperthnkan islam sampai matahari bersinar kian terang,
sampai air mengalir seperti angin menghembus

dan perlu qta tau.. Islam datang dlm keadaan asing. Maka akan kembAli pula dgn keadaan asing.
So.. Qta sebAgai orang orang yg t’asingkan.. Berbhagialah..

Cinta

D saat dua bola mata saling beradu, d saat hembusan nafas itU berada d dalam stu tempt..
Tanpa d sadari cinta itu datang…
Cinta.. Datang tanpa permisi,. Cinta itU datang membAwa sejuTa rasa,
bila dy membAlas tatapan Q .. Maka rasa itU truz bertambAh. . Jika dy melhtQ, hati terasa dingin..

Kurasakan cinta itU tak lama ini.

Pda saat bunga muncul d hati ku, dy menyatakan love to me..
BegitU tepat y waktu itU.. Sangat pas dgn keadaanQ.

N sampai akhrx dy mengg0res hati Q.. Yg kian hari .. I loving u..
Betapa sakitx hati ini.. Menerima u dgn keadaan.. Menyakitiku.

Walw diri Q tampak aCuh pd mu, tp sebetulx dlam hatiQ .. Aqu berharap menanty mu, berharap kau care to me.. Walaw aqu tdk sPrty itU.

Berhari hari hati itU terus ku pendam. HIngga akhrx aqu merasakan cinta yg laen.
Cinta yg lebiH manis bila d rasa, cinta yg lebiH sejati, yaitU cinta yg teramat k0k0h. Yg tak bsa d rusak oleh angin topan sekalipun.. BAhkan oleh bDai pun cinta ntU tak kan pernah hIlang. TentU smw itU akan terjadi jika.. Aqu mencintai x dgn tUlUs ..
Allah.Aqu akan slalu mencintai mu..

Berilah kemudahan tUk aqu slalu d dkat mu, tUk slalu d bwah ridh0 Mu..
Ya Allah..
Aqu tak mw salah arah.. Apalag! Salah arah untUk hati Q ini..
^^

sory y..Klo G nyambung. ABIzX brisik tUh suar tipi. HHe. Alesan.

Asal Muasal Persahabatan

kata persahabatan asal mulanya… ada karena kelahiran seseorang… lalu…s’tlah thu… kita, dikumpulkan di suatu tempat yg t’lah drencanakan sebelumnya oleh Allah…

nah.. setelah itu… kita sendiri yang memutuskan mau berteman tidak dgn nya.?!

setelah.. kita melangkah lebih maju… kita kan tau apakah dia seti atw tidak, apakah dy kan menjerumuskan kita atw tidak, apakah dia kan merubah kita menjadi rangkaian yg sempurna atw malah sebaiknya…

dengan begithu… jika dy benar2 menjadi sahabat.. dia tak akan tertawa jika kita terluka, jika kita terjatuh…
dy akan menemani kita dikala duka maupun suka..

wahai teman.. apakah persahabatan kita kan bertahan??! walau Ku pergi jauh dare moe??!!

teruntukkan.. nak2 mahad… tp. bisa juga bwt semua orang yg t’lah liat TuLisaN kOe nhE.. hehe

Sahabat

Selamat tinggal sahabatku

Ku kan pergi berjung’

Menegakan cahaya islam

Jauh di negeri sebrang

Selamat tinggal sahabatku

Ikhlaskanlah diriku

Iringkanlah do’a restum

Allah bersama selalu

Aku berjanji dalam hati

Untuk segera kembali

Menjayakan negeri ini

Dengan ridho ilahi

Kalau pun tak lagi jumpa

Ku saran kau berduka

Semoga tunai cita- cita

Raih gelar syuhada

Selamat tinggal sahabatku

Ini adalah beberapa dari sekian banyak karangan yang dibuat oleh kelas 9, dan ini merupakan tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia yang di gurui oleh Ummu Nuzul.

Di antaranya yang dibawah ini, yaitu sebuah prosa yang diukir sendiri oleh tangan- tangan kita. Semoga bermanfaat.

Iman
Hari demi hari telah berlalu, waktu tak lelah berputar, detik demi detik telah terlewatkan. Tak terasa usiaku semakin cepat bertambah. Contohnya kita lihat saja perubahan dari kepompong bisa berubah menjadi kupu- kupu yang indah, dari yang hanya sebutir biji bisa menjadi pohon yang lebat, dari gula bisa menimbulkan semut- semut. Begitu juga dengan diriku. Dari kecil menjadi besar. Dari yang asalnya tidak bisa menjadi bisa. Ini semua berjalan sesuai kehendak-Nya. Yaitu bagaimana Allah menakdirkan awal,akhir setiap makhluk-Nya.

Maka berbahagialah kepada kalian yang menaati Allah dan Rasul-Nya Karena dengan berjalannya waktu, semakin cepat pula akhir zaman menghampiri kita. Apa kita sudah siap? Akan membawa apa, kita menemui Rabb tuhan semesta alam? Apa kita tidak malu? Hanya dengan harta yang kita kumpulkan tiap hari bisa menemui-Nya. Hanya dengan kesombongan kita bisa dengan gampangnya masuk kedalam jannah Allah. Jangan harap!!! Karena Allah menerima orang- orang taat kepada-Nya dan juga para utusan-Nya. Walau hanya membekal seutas kertas, sandal jepit, kain lebar, tapi dengan sebuah keimanan. Semua barang yang mewah akan tidak ada nilainya. Karena tidak ada sesuatu pun yang sempurna tanpa keimanan.

Karya: Nisrina K S

Berdo’a
Jadikanlah berdo;a sebagai tanda kepada yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sinarilah hatimu dengan berdoa, kirimlah suratmu kepadanya. Jadikanlah air matamu sebagai tinta yang akan menulis suratnya. Jadikanlah wajahmu sebagai kertas, sebagai kertas yang akan ditulis denga tinta air matamu, hiasi suratmu dengan hati yang tulus dan ikhlas. Tulislah saat itu dengan semua permintaan dan permohonanmu, sesungguhnya Allah itu selalu membalas suratmu, ketika Allah tidak membalas suratmu Allah menyimpan surat itu sebagai bekal atau tabungan di akhirat nanti. Janganlah jadikan lidahmu tersimpan perkataan tajam di dalamnya, berbentuk kecil mencelakakan diri sendiri dan menyalahi orang lain. Janganlah biarkan lidahmu menusuk- nusuk hati orang lain. Sungguh hati itu teramat tajam.

Karya: M Hafidz J

Aku Pulpen yang Indah!
Teman- teman, aku adalah sebuah pulpen. Aku dihasilkan di sebuah pabrik alat tulis. Kalian tahu, badanku berwarna millennium. Badanku juga dihias cat berwarna emas lho. Setelah itu, aku diisi cairan berwarna hitam. Katanya itu tinta, setelah dibuat dan dihias aku dmasukkan ke dalam senuah kotak yang berwarna merah.
Aku terlihat sangat lucu. Indah dan rapi saat itu.
Setelah selesai dikemas. Aku dibawa pergi oleh petugas pabrik tempat aku lahir ke sebuah took alat tulis. Aku disimpan di sebuah lemari kaca. Aku melihat banyak pulpen di sekitarku. Tapi tampaknya aku lebih indah daripada mereka.
Salah satu dari mereka mengajakku untuk berkenalan tapi aku tidak mau dia terlalu jelek untuk jadi temanku.
Selang beberapa hari, ada seorang perempuan yang masuk ke dalam took temoat aku dijual. Dia melihatku dan tampaknya dia menyukaiku. Setelah tawar menawar akhirnya dia membeliku. “hmmm.. kini aku mempunyai seorang tuan:. Ucapku dalam hati.
Betapa senangnya saat tuan baruku membawaku ke sekolah. Banyak orang yang memujiku. Tuanku menggunakanku untuk menilis diary, mencatat pelajaran dan lain- lain.
Hingga suatu hari, saat tuanku menyimpanku di atas meja, dengan tidak sengaja tuanku menjatuhkanku dan menginjakku. Tubuhku hancur dan kotor. Saat tuanku menyadari hal tersebut. Tuanku memegangk dan berkata,”hmm.. pulpen ini sudah rusak, lebih baik ku buang saja.” Ucap tuanku saat itu. Mendengar ucapannya betapa sedihnya hatiku.
Dan akhirnya tuanku membuangku ke dalam sebuah kotak. Kini bukan kotak pulpen yang indah tapi sebuah kotak yang berisi banyak sampah. Ya… inilah akhir hidupku.

Karya: Salma S R

Panasnya Neraka
Detik demi detik ku jalani, bukit demi bukit kulewati, keringat menetes tubuhku, kubawa peti kehidupan di bawah kukuku, mendekati gunung yang berbatu. Setelah aku berada di atasnya. Aku terpana elihat ke arahnya. Beratus- ratus tahun berlalu, tidak padam, tidak henti. Asapnya mengenai tanganku. Tanganku terasa terkelupas, pedih, perih kurasakan. Hatiku berkata, “Itu baru asap yang baru mendidih di dunia belum di neraka nanti.” Aku terus berfikir, “ panasnya tujuh peluh kali lebih panas dari yang tadi, bahkan lebih.” Dalam benakku aku tak sanggup menggambarkannya, seperti apakah panasnya? Wahai saudaraku kiamat sudah di depan mata. Siapkah kita mati? Surge atau nerakakah yang kita pilih?

Karya: M Ilman H

Gunung
Gunung kau sangat indah dilihat oleh semua mata yang memandang warna hijau, indah dan segar namun orang- orang yang sengaja menebang pepohonan yang indahtersebut malah semakin banyak, menyebabkan gunung yang indah tersebut ,menjadi gundl dan menyebabkan banjir di mana- mana.
Coba orang- orang yang menebang pepohonan tersebut sadar akan keindahan pegunungan yang indah dan sejuk jika kita pergi ke gunung yang bersih dan enak untuk kita tempati maka kita akan merasa tentram dan damai serasa kita hidup sendiri di dunia ini.
Maka kita sebagai manusia harus menjaga kebersihan lingkungan agar tetap indah dan bersih.

Karya: Deni K

Maafkan Aku Ibu
Pada hari ini pada saat aku pergi ke kandang sapi, aku melihat bebek yang membawa anaknya untuk mencari makan dan pada saat itu juga aku melihat satu anak bebek yang terjungkir dan terbalik sehingga ia tidak bisa berdiri kemudian bebek itu berteriak, “ciak-cicik.”
Kemudian ibunya datang sangat cepat dan membantunya untuk berdiri sungguh kasih saying ibu sangat besar terhadap anaknya.
Betapa besarnya kasih saying ibu kepada anaknya, tetapi kenapa aku selalu melawan kepadanya, pada saat aku membentaknya ia tetap sabar penuh perhatian pada aku. Oh ibu.. ternyata setelah aku sadari bahwa pengorbananmu kepadaku begitu besar, ibu kau adalah orang yang rela berkorban dan perbuatan apapun demiku. Tetapi aku tidak bisa membalas jasamu. Ibu maafkanlah aku yang selama ini selalu melukai perasaanmu dengan bentakan atau kata- kata yang tidak sopan. Ibu maafkanlah aku.
Pada suatu malam aku merenungi betapa banyak kesalahanku padamu. Di dalam hatiku . aku berbicara menyesalnya diriku. Mengapa orang yang sangat saying kepadaku aku lawan dan aku bentak sungguh betapa menyesalnya diriku, kemudian pada malam itu juga aku memohon ampun kepada Allah sungguh besar dosa- dosaku.

Karya: Idzul M

Warna Kehidupan
Kutatap langit biru nan indah di sana, matahari bersibar dengan senyum berseru. Awan melintas dengan warna putih dan ramh. Air mengalir tiada henti, alur lajunya seraya berjalan dengan penuh perjuangan. Bukan berarti kehidupan ini hanya dirasakan oleh manusia yang tak putus perjuangan. Tetapi apabila manusia merusak semua yang berada di dunia kehutanan, maka berhentilah alur maju sang air yang mengalir. Kehidupan yang sudah lama dialami bumi ini, sudah tercatat banyak arti dan sejarah. Tumbuhan hijau yang subur dengan beragam bentuk gaya pertumbuhan. Tak lama lagi tumbuhan besar ataupun kecil bentuknya, lebih cepat berakhir daripada kehidupan manusia. Tetapi sesekali tumbuhan itu beranak- pinak maka penuhlah dunia ini dengan hijau yang indah dab bersinar. Semua yang hidup di dunia ini akan merasakan arti dari perjuangan. Tetapi dengan Allah telah menciptakan manusia dengan menciptakan manusia dengan penciptaan yang paling sempurna, maka semua itu telah dimanfaatkan olehnya. Sesudah kulihat warna dedaunan yang beragam warnanya. Ku tak tau lagi berpandang dengan sebelah mata. Maka semua warna dan arti kehidupan ini bisa kita lestarikan bersama. Dengan cara apapun warna itu hilang begitu saja. Kita kan kokoh dengannya, tetapi bagaimana pun caranya kita bertahan tuk hidup di dunia ini, maka dalam waktu cepat atau pun lambat, kematian kan menjemput arti kehidupan itu pula.

Karya: Taufik T

Angin

Pagi ini aku berjalan, kurasakan sejuknya lama desa, indah pemandangannya.mAngin menembus tubuhku, menghilangkan panas, memberi kesejukan kepada tubuhku. Kulihat anak- anak bermain layang- layang, angin menerbangkannya, membawa terbang tinggi keangkasa, angkasa yang biru.

Angin kau berarti untuk dunia menyejukkan dunia, kadang kau ditunggu untuk menerbangkan layang- layang, atau menjadi pembangkit listrik, menerbangkan pesawat, membawa awan pergi mengelilingi dunia bersama burung berkicau.

Kadang kala kau begitu ditakuti, ketika kau berubah menjadi angin topan yan mengerikan. Berputar- putar di atas permukaan bumi, mengangkat apapun yang menghalanginya tanpa belas kasih, memutarnya, melemparnya, dan merusaknya, atau menjadi badai, berlari kencang ke satu arah. Menabrakdan membawa yang menghalanginya. Membuat manusia ketakutan, berlarian karna dirimu. Kau adalah ciptaan Allah tuhan semesta alam dan kau tunduk keada-Nya,Maha Besar Allah, yan telah menciptakanmu, yang begitu berguna bagi dunia.

Karya: Y Abdan S

Donat

Donat rasanya enak, dibuat dengan peuh rasa cinta, simiskin sengaja mencari- cari donat, seperti singa mencari mangsa.

Warung demi warung terlewati tapi tetep saja sia- sia. Dia hanya memiliki selembar uang yang tak seberapa.

Hari demi hari tak terasa sudah 2 hari. Matahari kan pergi bulan akan datang si miskin hampir putus asa mencari donat.

Esok hari untuk terakhir kalinya simiskin mencari donat. Disatu dea dia singgah disatu warung. Untuk beristirahat. Ketika ia melihat seatu yang diangkat dari minyak yang panas.

Air liur tak tertahankan. Tangannya bergetar de dalam saku untuk mengambil uang yang ia simpan. Kemudian dengan segera dia ambil donat itu dengan membayarnya.

Keika dia makan donat itu diamat bangga sehingga tertawa, saat simiskin tertawa secubit donat membuatnya tersedak hingga tak lama dia akhirnya pergi dari dunia ini.

Karya: Ahmad K

Semoga kita semua dapat mengambil manfaat dari prosa- prosa yang kami buat. Mohon maaf bila ada kesalahan, baik dalam kalimat, penulisan.

Prosa ini diketik oleh: Nisrina K S

Iklan

Responses

  1. Ini ada yang dari nasyeed, Buku, Bikin sendiri…

  2. ^_^
    Sweet poem…

    jika suara lisan tu hijab
    d`antara ikhwan n akhwat…
    maka janganlah kau tahan pena
    tuk berkata,,
    tuk tertawa,,
    tuk berbagi,,
    tuk menjadikan qt apa ada`y….!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: