Inilah Hidupku

Pengalaman Singkatku dari Kecil Sampai Sebesar Ini

Waktu begitu cepat berlalu, tahun- demi tahun aku lewati. Kini saatnya aku harus tau ke mana tubuh ini seharusnya melangkah. Ke mana raga ini kan tertuju! Apakah hanya mengikuti arus? Ataukah mengikuti nafsu?ataumungkin mengikuti arah angin? Yang akan mengarahkannya… yaitu kita sendiri. Ayo kitamengintropeksi diri. Apakah dari tahun ke tahun ada perubahan di dalam diri kita? Atau hanya jalan ditempat? Atau malah terlontar jauh ke belakang?

Yuk kita kembali ke masa lalu, untuk mengetahui sejauh mana aku melangkah.

Jujur saja, hari- hariku sewaktu kecil.aku tidak ingat betul bagaimana tingkah laku lucuku. Yang aku denger…aku tidak jauh dari barang, dalam arti sering dititipkan, diantaranya… aku pernah dititipin ke rumah tetanggaku, letaknya tidak jauh dari rumahku. Aku tidak tau nama asli beliau siapa, yang aku tau aku sering memanggilnya dengan sebutan ma kidul. Tempat kedua, yang tidak asing bagiku… yaitu dikampung halaman bapakku, letaknyadi banjaran. Aku tinggal di sana bias terbilang cukup lama, mungkin hampir 2 tahunanlah.. sampai- sampai kakiku… bahasa sundanya”korodok”, semacam penyakit kaki (kulitnya kasar), mungkin karena saking lamanya aku tinggal disana. Sejak aku lahir, aku tidak pernah melihat sosok seorang kakek yang bernama oyo sunaryo, beliau telah melahirkan bapakk. Walau begitu, aku ingin selalu mendoakannya. Ya Allah mudahkanlah. Amien.

Memoriku sewaktu kecil tidaklah banyak, tapi ketika aku melihat foto0 foto dari album. Kelihatannya aku dan kakakku sangatlah harmonis, apalagi dengan bapakku. Kata orang sich… klo aku ditinggal sebentar aja ma bapak langsung nangisnya susah berhenti.

Walau aku sendiri yang mengalami semua itu… tapi tetap saja aku tidak terlalu ingat kenangan di masa kecilku.

Mungkin, semua itu berubah… pada saat bapakku meninggalkanku dalam jangkau waktu yang cukuplama, mungkin hampir dua tahun. Bapakku meninggalkan kami sekeluarga pergi menjauh dari Indonesia. Sungguh sedihnya hati ini.

Ketika waktunya tiba, bapak ku pulang. Aku tidak mengerti apakah kesedihanku t’lah terobati atau malah sakitnya tambah pedih. Karena aku melihat sosok bapakku yang berbeda, dengan cara dia berpakaian, apalagi badannya yang sangat berbeda, di bandingkan pada saat sebelum bapakku pergi… sekarang jadi terlihat berisi.

Walau begitu, dia tetaplah bapakku. Yang selama ini bersamaku.

Sekolah pertamaku. Aku di sekolahkan di TK Bumi Siliwangi, disitulah aku tau bagaimana cara bermain ayunan, bagaimana cara mengeluarkan suara sekencang- kencangnya, bagaimana cara mengerjakan sesuatu, walau harus dibayar dengan imbalan.

Sekolah keduaku,aku masuk sekolah pada umur 6 tahun. Di SPDN Setiabudhi Aku tidak terlalu asing dengan sekolah baruku ini, mungkin lebih enak dibilang sekolah baru yang hanya pindah tempat saja. Karena letaknya tidak begitu jauh dengan sekolah TK ku. Selama 6 tahun lamanyalah aku datang pulang di tempat itu, walau hanya 6jam/harinya. Tapi, kejadian- kejadiannya takmudah dilupakan. Di sd… aku bisa belajar indahnya persahabatan, banting- banting amarah, manis pahitnya hati, bagaimana rasanya bila masuk perkataan yang tidak bisa diterima oleh telinga kita?, dan masih banyak lagi. Yang aku suka dari semua judul yaitu… ”indahnya persahabatan”. Karena di sdlah aku mulai punya sahabat, yang benar- benar sahabat. Boleh yach aku menyebut nama sahabat- sahabatku?! Biar waktu besar nanti aku tetapmengingatmu wahai teman terbaikku. Namanya…Zahra Fadilah, Nida Nurmadi Hamdani,Fitri Khusnul Azizah, Nurafia Afifah, Nuryani Romdoni, Siapa lagi yach??? … kenapa aku menyebut mereka teman sejati??? Karena hari- hariku slama di sd kita habiskan bersama, sedih pahitnya hidup slama 6 tahun ku habiskan bersama, dikala aku sakit mereka tetap setia menemaniku… apalagi ada temenku waktu aku sakit DBD dia rela menjagaku, mijit2, dll… oh iyah, sobat ingat tidak waktu kita tampil nasyed? Waktu kita mau tampil ”jojogedan” tapi gak jadi??? Karena aku gak dibolehin ma mamah aku,. Rasanya aku ingin ke masa lalu…jika mengingat kejadian itu.

Yah… itu hanya cuplikan… nah sekarang, ketika aku smp. Aku di sekolahkan di SMP IT Al- amanah. Pertama banget aku masuk sini. Jujur aja hatiku belum sreg. Karena aku memasuki sekolah ini bukan keinginanku, tapi keinginan mamahku. Katanya sich… biar lengkap kemampuan dai dalam keluarga… teteh udah mahirlah.. di pelajaran umum, jadi aku di pelajaran diniyah. Dengan berat hati aku menginjakkan ke sekolah itu. Tapi, aku bisa merubah kata- kata yang tadi aku ucapkan, setelah aku tau betapa indahnya sekolah di smp it al amanah. Di tempat ini aku mendapatkan ilmu yang banyak di bandingkan di sd, tk. Aku belajar dari berbagai sudut. Aku belajar bagaimana menghadapi teman, memahami teman, menahan keinginan sendiri, belajar menjadi pemimpin, bagaimana cara memasak, mencuci, mengepel, beres- beresdech pokoknya, belajar menghargai orang lain, belajar menerima saran dari orang lain, belajar bagaimana menghapal al quran, hingga aku rasa, aku bisa bersahabat dengan al quran, bagaimana menjahit, memanah, menyulam, merajut, di sinilah aku bisa mengembangkan bakatku. Belajar menerima kemenangan, belajar menerima kegagalan. Mengakui kesalahan, oh iyah, sampai aku lupa menebutkan, di sini aku belajar pelajaran diniyah dan umum. Ternyata pelajaran diniyah asyikjuga lho. Kita bisa tau keislaman dizaman dahulu melalui pelajaran sirah, tarjim. Bertapa tingginya pengorbanan rasul dan sahabatnya. Mereka merelakan nyawanya demi Allah, untuk mempertahan islam, mereka bertempur memerangi yahudi.Mengapa dalam peperangan kita sebagai agama islam ingin menang? Karena dengan ini suatu perintah dasi sang pencipta, yang Maha Kuasa, Dengan perang kita bisa berda’wah. Karena jika memenangi perang, maka lawan kita (yang kalah) harusmasuk islam. Begitulah perang. Kok jadi ngomongin perang? Nyambung gitu? Disambungin ja kale!!! Hhe. Di sekolah ini aku tau bagaimana caranya berhijab, baik antara ikhwan dan akhwat atau pun hijab apa yang kita pakai. Dan masih banyaaaaak lagi manfaat yang aku dapatkan di sekolahku ini. Benarnya, ternyata jangan melihat dari awal bertemu tapi kita lihat sesuatu dari awal sampai akhir. Ternyata perbandingan sangat jauh berbeda. Dari awal aku tak betah menjadi betah, dari awal aku tak tau menjadi tau, dari awal aku males jadi lumayanlah adalah… sifat rajin melekat pada diriku.

Yah, inilah pengalaman singkatku dari kecil sampai sebesar ini. Mengapa aku ucapkan demikian?

Kerena ini sangat singkat! Lihat saja jumlah halamannya hanya 3. Apa yang aku alami belum semuanya kutulis di sini, klo aku tulis bisa- bisa jariku keriting, hha ga deng. Banyak pengalaman rahasiaku yang belum ku ceritakan pada kalian semua.

Oh iyah. Kepada para sahabatku aku minta maaf sebesar- besarnya, afwan bila aku berbuat salah pada kalian. Bukan bila lagi sich tapi sudah terbukti aku banyak kesalahan kepada kalian. Kan, aku berada di sekolah ini hanya beberapa bulan lagi nich. Jadi maafkan yach!!! Hhe.

Sekian dari ku… To be Continue…. Yuk kita lihat karya- karya ku yang lainnya

Penghuni Al- amanah


tak terasa ternyata ku sudah 14 tahun hidup di dunia ni…

Waktu ku kecil, Q tak tau untuk apa ku hidup?
mengapa harus Q yang di takdirkan untuk hidup?
mengapa ku dilahirkan di dunia ini…
dan beribu pertanyaan da dalam benak ku…

telah lama ku memendam pertanyaan nhi…

detik demi detik, jam demi jam, hare demi hare, bulan demi bulan, dan seterusnya… hingga akhirnya ku besar…

pertanyaan nhe… telah tejawab oleh aku sendiri.

yaitu… jawabanya adalah.. TAKDIR

Allah menakdirkan segalanya, Allah telah merencanakannya, dan Hanya Allah lah yg tahu… bagaimana kita di masa depan…

kita.. sebagai manusia yg telah di takdirkan Allah.. seharusnya bangga…

seburuk-buruknya manusia, serendah-rendahnya manusia, namun di mata Allah itu sama seperti manusia laen nya…

Kita sebagai manusia harus Bangga,,, krena kita telah dipilih untuk hidup di dunia ini sebagai makhluk Allah yang paling sempurna.

tau kah kamu..

SEwaktu kita di dalam rahim ibu,,,

kita t’lah bertempur dengan 1999999 sperma… dan kita satu satu nya yg lolos dari 2juta sprma yg lain nya…

untuk itu, Ayo kita berjuang,menempuh jalan ilahi, kita saling mengingatkan jika salah, jangan saling membiarkan karena kita semua adalah ukhuwah….

Mula- mula … ketika aku memasuki sekolah baruku ini,. yaitu SMP IT AL AMANAH, aku sangat bingung,. di dalam benak pikiran ku aku bertanya-tanya,. bahwa “apakah memang cuma sigini muridnya”…. cukup waktu seminggu untuk menghilngkan pertanyaan yg da di benakku itu,. karena dengan waktu yang menurutku lumayan singkat aku bisa beradaptasi dengan sekolah baruku ini.

pada tahun 2006 angkatan pertama di al-amanah ternyata berada seatap dengan ku.  Jumlah siswa nya hanya 3 orang,. namun walau begitu,. tak jadi masalah bagiku. Karena oleh 3 orang inilah aqu hidup,. hidup menjalani hari- hari ku,. Q sebut nama nya iyyah… yaitu namanya: syifa izzatil abidah,. azka nuraida,. n nelisulastri.

mereka adalah tiga sekawan yang memiliki jiwa kepemimpinan,. karena., sewaktu pertama kali aqu k sana tidak ada ibu asrama., mereka yang mewariskan ,,. perilaku2 kepada kita,.

yah begitulah,.  ada ajaran di bawah mereka yaitu: Risma Agustiani,. Yani Taryani,. dan Ulfah Mardiyah.

mereka ber3 adalah kakak kelas Q yg paling special,. mw tw knp? karena mereka ber3 lebih lama dekat dengan ku,. sedangkan 3 orang sebelumnya,. hanya bersama ku slama 1 tahun, itu oun tdk satu tahun penuh.,,.

3 sekawan inilah yang mengajarkan aqu,.,., bagaimana melampiaskan hati?!

mengapa demikian???

karena bersama 3 orang inilah,.,. hati ku diiris-iris,. hati ku di bakar dalam api yang hangat,. hati ku terbentur dalam tembok besar,. hati ku terombang ambing dalam kebuasannya laut,. namun ,.,…… tidak semua kejelekan berdampak negatif..buktinya,. karena kejadian itulah aqu bisa menyetting orang-orang yang marah padaku,. mengatur bagaimana cara menghadapi benjolan kehidupan. DAn aku sangat,. sangat bangga memiliki ke enam kakak kelasku,. aku sangat bangga,. pernah di sayang oleh mereka…

sekarang kita berpindah ke ajaran 2008-2009

yaitu kelas ku,.,.

kelas yang sangat tenang di antara kelas laen, kelas yang sangat bagus kerjasamanya (katanya c.. hhe)

dan,. ini adalah kelas yang akan dimasukkan ke dalam sejarah., karena diangkatan inilah orang- orang dari kaum pria datang,. di angkatan inilah siswa bertambah pesat,. di kelas ku,. terbilang cukup banyak dengan 10 orang siswa,, yah walau dibandingkan dengan sekolah laen hasilnya sangat minim,.namun bagiku ini adalah awal dari keberhasilan.

seharusnya,, murid akhwat itu berjumlah 4 orang,. yaitu: Nisrina Khairunnisa S (aQu), Salma Syahidah Robbani, Ine Anggraeni dan Daskini,. namun,. sayang sekale kedua teman ku sudah keluar dari sekolah ini, yaitu,. nama ketiga sampai keempat terakhir…

so,. di kelas akhwatnya only two,. it’s no ploblem!!!

menurut ku,. ini sebanding dengan murid ikhwan yang berjumlah delapan orang,. kusebutnya namanya: Ahmad Kurniawan, Muhammad Hafidz Jarullah, Idzul Mujahidien, Egi Iqbal firdaus, Yahya Abdan Syakur, Muhammad Ilman Hanif, Taufik Tarmidzi, Deni Kristiadi.

yah,, pas jumlahnya 8 orang.

setelah angkatan pertama keluar, tentu,. pasti ada angkatan baru,. ehm… jumlahnya cukup banyak…

Iklan

Responses

  1. Inilah pengalamanku..

  2. ehmmzz,,
    trnyata pngalamn km wktu jadul seru jg y…!!
    ehh..
    btw,tu kaki masih “korodok” g neng..??
    hha..hhaaa..
    23 thn q ad d`muka bumi br skrng q nemu kata itu!!
    d kamus oxford ad g yee…?? hee..heee..

    “EXPERIENCE IS D`BEST TEACHER”…lamun ceuk urang kulon na mahh…!!
    so,,masa lalu adalah sbuah kenangan&pelajaran
    masa kini adalah sbuah kenyataan&keyakinan
    n masa depan adalah sbuah harapan&perjuangan

  3. yah.. bennnerrr…

  4. dikira kao tak ingett akk..hayu atth akklibur 3mingg lho.

  5. masa?iah pho?? iah dech tak buka2.,,thanks ma


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: