Oleh: Ninis^Rina Khairunnisa SUpriatna | Maret 9, 2009

Seni Presentasi

seNi presentasi

Prentasi adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan rnahasiswa. Setidaknya, pada tingkat akhir kita harus

mempresentasikan tugas akhir kita pada dosen penguji.

Namun sebenarnya selain itu, ada sejumlah mata kuliah yang

member! bobot besar pada bagian presentasi (biasanya mata

kuliah tingkat akhir).

Inti dari presentasi adalah menyampaikan sesuatu pada kalangan tertentu. Presentasi juga menyangkut kernampuan kita untuk berbicara di depan publik, sesuatu yang banyak ditakuti orang.

Hal mendasar yang perlu diperhatikan adalah mengetahui untuk kepentingan apa presentasi tersebut dibawakan dan siapakah yang akan menjadi pendengarnya. Dengan begitu, kita bisa menyesuaikan gaya bahasa maupun penyajiannya.

SAYA … EH…MAKSUDNYA…

INI TENTAN& … EH …ITU..

BUKAN …MAAF … GLEK!

Materi

Materi biasanya disajikan dengan perangkat lunak Power Point, terutama untuk keperluan seminar tugas akhir. Overhead Projector kadang masih digunakan. Media apapun yang digunakan, cobalah mengoptimalkan kelebihan dari tiap media.

Gunakan llustrasi dan Animasi

llustrasi berupa gambar atau grafik dapat mengatakan banyak hal pada pendengar. Ini lebih baik daripada hanya bertumpu pada kemampuan kita menjelaskan. Mereka akan lebih mudah untuk menangkap intinya dan mengurangi kebosanan.

Animasi juga merupakan cara yang sangat baik untuk menarik perhatian pendengar. Secara psikologis, manusia memang lebih tertarik pada sesuatu yang bergerak. Yang perlu diperhatikan, animasi cenderung membuat ukuran file menjadi besar (dan tidak cukup di disket biasa). Pastikan yang kita persiapkan itu memang dapat ditampilkan nantinya. Bila ukuran file terlalu besar, kita bisa menggunakan alat menyimpan memori yang lain seperti CD atau USB Flash drive.

Animasi memang baik. Namun jangan terlalu berlebihan juga. Misalnya saja, bila menggunakan Power Point, ada fasilitas untuk menampilkan huruf satu per satu (seperti diketik). Tentunya ini akan memakan waktu lama dan menjengkelkan bila diterapkan di setiap kata. Jadi, pilihlah animasi yang memang bermakna.

Tampilkan Inti Saja

Makin sedikit kata, makin baik. yang ditampilkan di depan, seh hanya intinya saja. Tugas kitala membuat kata-kata yang sedikit itu dimengerti dan berarti luas.

Mudah Dimengerti

Tampilan materi secara fisik ad; yang sangat penting. Bila mengg Power Point, gunakan perpaduan yang kontras. Perhatikan bahwa warna yang ditampilkan di komputert dengan warna yang dipancarkan Tipe dan ukuran huruf juga harus dip mudah dimengerti oleh pendengar.

seNi presentasi

Hindari Kesalahan Ketik

Menampilkan tulisan yang sedikit dan berukuran

besar di depan banyak orang, membuat kesalahan

sekecil apapun akan terlihat jelas. Oleh karena itu,

ceklah berulang-ulang. Hindari kesalahan seperti salah

. ketik.

Seragamkan Gaya

Ada banyak pilihan warna dan gaya. Tapi tidaklah bij’aksana untuk menggunakan gaya yang berbeda-beda pada tiap halaman. Pendengar dapat menjadi bingung dan menjadi lebih terfokus untuk menebak gaya apa yang akan muncul selanjutnya, daripada memperhatikan kita.

Berbicara di Depan Umum

Sebuah penelitian di AS amat mengejutkan. Ternyata lebih banyak orang yang takut berbicara i depan umum daripada takut meninggal. Padahal berbicara di depan umum bukanlah hal yang us sedemikian ditakuti, terutama bila kita mengetahui trik-triknya.

Pembukaan yang Menarik

Kesan pertama sangatlah berarti. Kalau kita bisa narik perhatian pendengar pada menit pertama, ungkinan besar mereka akan memperhatikan kita s.Cara yang bisa digunakan antara lain mengajukan nyaan, lelucon, ataupun membacakan sebuah Yang penting, buat pendengar penasaran gan topik yang akan kita bawakan.

Kontak Mata

Jagalah kontak mata dengan pendengar. Dengan nikian, mereka akan merasa diperhatikan.

an memandang ke arah yang sama lebih dari

tik karena akan terkesan kita memelototi orang Dari memperhatikan pendengar itu pulalah fbisa mengukur apakah mereka bosan, antusias

! apapun. Dengan demikian kita bisa melakukan

aikansebisa mungkin.

Tidak Sekadar Membacakan

yang buruk dalam suatu presentasi adalah nyaji hanya membaca apa yang ditampilkan. jjmpuan manusia membaca amatlah cepat. hanya butuh sepersekian detik sementara j membacakannya beberapa menit. Hal ini menimbulkan kebosanan. Oleh karena itu, ngkanlah materi yang ditampilkan. Tambahkan hal-hal yang tidak ada di sana. Gunakanlah tlain untuk menyajikan ide yang sama.

Memahami Materi

Percayalah, orang yang paham dan yang sekadar membaca sekilas akan sangat terlihat bedanya dalam presentasi. Tentunya untuk mendapatkan pemahaman, diperlukan waktu dan usaha yang tidak sedikit. Jangan ragu untuk mencari literatur atau berdiskusi dengan dosen. Bila ada bagian yang tidak begitu kita kuasai, jangan membahasnya terlalu dalam ketika presentasi.

Suara dan Intonasi

Betapapun menariknya tema yang kita bawakan, intonasi yang datar dan suara yang tidak jelas akan membuat orang malas memperhatikan. Permainan intonasi akan membuat presentasi lebih hidup. Pastikan pula suara kita terdengar dengan jelas. Jika perlu dan memungkinkan, gunakan pengeras suara.

Hal lain yang biasa terjadi bila kita gugup adalah berbicara terlalu cepat. Bila ini terjadi, tariklah nafas lebih dalam. Berusahalah lebih tenang. Berbicara terlalu cepat membuat kita sendiri pun tidak tahu benar apa yang kita bicarakan.

Hindari Gerakan Tak Perlu

Saat berbicara di depan umum, tentunya kita menjadi pusat perhatian. Tanpa kita sadari, orang akan bereaksi terhadap setiap gerakan kita. Sebagai contoh, menggerakkan tangan ke suatu arah secara otomatis akan membuat orang memperhatikan arah tersebut. Oleh karena itu, gerakan yang tak perlu akan memecah konsentrasi. Pastikan gerakan kita memang bermakna dan mendukung presentasi.

seni presentasi

Membuat Kesimpulan

Akhir yang baik sama pentingnya dengan awal yang baik. Pada akhir presentasi kita, jangan lupa untuk meringkasnya dalam sebuah kesimpulan. Yang paling penting, ulangi lagi pertanyaan inti yang mendasari presentasi tersebut, dan apa jawaban kita.

Tips :

Bernafaslah dalam dan teratur agar lebih tenang. Selain juga berdoa tentu saja.

Berlatih

Inilah yang sebenarnya menjadi kunci presentasi. Berlatih amat penting agar kita terl dan punya gambaran apa saja yang akan dilaki Biasanya saat latihan itulah kita menyadari h yang dapat diperbaiki pada penyajian materi.

Ada baiknya pula bila kita membuat sem catatan kecil tentang apa saja yang akan dibicai Tapi catatan ini hanya untuk berlatih, tidak untuk d presentasi.

Untuk menghindari lupa menyampaikan si yang penting, tambahkan suatu simbol pada presentasi. Yang penting cukup untuk mengin kita. Misalnya tanda”+ ” berarti kita perlu menja sejumlah keuntungan atau sisi positif.

Pertanyaan

Jangan takut pada pertanyaan. Itu adalah indikasi baik bahwa presentasi kita diperhatikan. Biasanya, nilai presentasi kita secara keseluruhan ditentukan pula oleh bagaimana kita menjawab pertanyaan.

[•) Perhatikan Pertanyaan

Betapapun tegangnya kita, jangan lalai untuk memperhatikan pertanyaan yang diajukan. Kalau perlu, catatiah inti pertanyaan tersebut. Kadang ada orang yang bertanya dengan memutar-mutar. Namun, berusahalah untuk menangkap inti dari pertanyaan tersebut.

[) Jangan Emosi pada Kritik

Salah adalah manusiawi. Kita harus siap pada kemungkinan adanya orang yang mengkritik saat itu juga. Tidak semua orang bisa memberi kritik dengan bijak. Yang penting, jangan terbawa emosi. Tanggapi secara dewasa. Tunjukkan kita menghargai mereka. Jelaskan dengan tenang, namun kalau memang kita salah, akui dengan tenang pula.

[) Bagaimana Menjawab

Yang pertama harus diperhatikan pertanyaan tersebut memang termasuk dal pembahasan kita atau tidak. Jika tidak saja terus terang bahwa itu di luar pemba pada kali ini. Tapi, berikanlah gambaran u pendapat kita mengenai hal tersebut.

Bila pertanyaan tersebut memang releva langsung pada intinya. Jangan tergoda jawaban yang berbunga-bunga. Pendenj terpecah konsentrasinya bila begitu. Be hanya akan membuat orang berpikir kil mengulur waktu. Agar lebih jelas, berikan il mudah dipahami dan memang berkaitan.

Sebaliknya, bila kita tidak tahu jawablah sebisanya. Samarkan ketidal dengan suara yang penuh percaya diri. yang paling erat kaitannya dengan p tersebut beserta usaha-usaha yang teli Dan kalau sudah sangat terdesak, aki perlu penelitian lanjutan tentang hal tersebut

Sumbernya dari: Buku “Strategi Sukses di Kampus”.

Iklan

Responses

  1. emmm.

    wah, makasih banyak ya, ka …………….

    tips nya oke banget.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: