Oleh: Ninis^Rina Khairunnisa SUpriatna | Maret 9, 2009

Mengenal Cara Belajar

mengenal cara belajar

Tahu Einstein kan? Percaya atau tidak, waktu kecil beliau dikira terbelakang karena baru bisa berbicara pada usia 4 tahun dan membaca pada usia 9 tahun. Guru SMA-nya bahkan menyarankan agar Einstein berhenti sekolah saja karena dianggap tidak mampu mengikuti pelajaran. Tentunya dari sejarah kita tahu bahwa sekian tahun kemudian, Einstein menemukan teori relativitas dan karya-karyanya masih dikagumi hingga kini. Namun bayangkan, orang sejenius Einstein pernah dianggap idiot!

Tiap orang memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Sayangnya, ketika kita dihadapkan dengan situasi belajar yang tidak sesuai dengan gaya kita, kita cenderung kurang berprestasi. Jangan-jangan di antara kita ada yang seperti Einstein kecil. Ada sosok jenius yang seakan terpenjara dan menanti untuk dibebaskan. Sangatlah penting untuk mengenali cara kita belajar karena dengan begitu kita bisa

menyusun strategi belajar yang memang sesuai dengar karakteristik kita.

Ada orang yang belajar sambil berjalan berkeliling Ada orang yang kesulitan memahami buku tapi rnuda^ mengerti bila dijelaskan teman. Hal-hal semacam in menunjukkan pada kita bahwa tiap orang memiliki care belajarnya masing-masing.

Pada saat kita belajar dua hal terjadi secan berurutan. Pertama, kita memperhatikan adanyi informasi baru yang kita terima. Kedua, informas tersebut diproses sehingga dapat dipahami dan menjad milik kita. Bagaimana kita mengambil dan memprose: informasi merupakan cara belajar kita yang tidak selalu sama dengan teman kita.

cara

penerimaan

informasi

34mengenal cara belajar

cara belajar berdasarkan Cara Penerimaan Informasi

Meskipun cara belajar ini merupakan kecenderungan yang sangat individual, namun dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok besar yaitu : visual, auditor!, dan kinestetik. Dengan mengenal cara belajar kita maka dapat dipilih strategi yang memanfaatkan keunggulan cara belajar tersebut sehingga dapat diperoleh hasil belajar yang efektif.

Untuk mengetahui cara belajar kita, lengkapi pernyataan-pernyataan dengan YAatau TIDAK. Jawaban YA kita berikan bila pernyataan terkait selalu menggambarkan kecenderungan kita, sedangkan jawaban TIDAK untuk pernyataan yang jarang atau tidaksesuai dengan kecenderungan kita. Jangan berlama-lama memikirkan satu pertanyaan. Respon pertama kita yang cepat pada umumnya akan menggambarkan cara belajar kita.

Ayo isi kolom di bawah ini!!! Klo kalian mau tau lebih dalam diri kamu sendiri. Saya siap membantu!!! jika ingin bekerja sama, boleh. caranya mudah!!! copy kolom atau tabel di bawah. lalu ketik Y atau T. Nanti saya sendiri yang akan menghitungnya… dan hasilnya akan saya kirimkan… selamat mencoba

Saya senang mendengarkan dan berdiskusi tentang tugas dengan seorang teman.

——

——

Saya dapat menerima pelajaran hanya dengan mendengar suara dosen tanpa melihatnya.

——

——

Saya cenderung untuk belajar sesuatu yang baru dengan membacanya.

——

——

Saya selalu menuliskan petunjuk yang diberikan seseorang sehingga saya tidak mudah lupa.

——

——

Saya menikmati olahraga dan latihan fisik

——

——

. Saya dapat belaja? dengan baik bila saya melihat informasi dalam bentuk gambar.

——

——

. Saya dapat menggambarkan sesuatu dengan mudah

——

——

. Saya dapat belajar dengan baik jika seseorang menjelaskan kepada saya.

——

——

. Saya biasanya menuliskan sesuatu sehingga saya dapat melihatnya kembali nanti.

——

——

0. Jika seseorang tidak jelas mengucapkan suatu kata, saya masih dapat menangkap maksudnya.

——

——

1. Saya memiliki ingatan yang baik terhadap lagu lama atau musik.

——

——

12. Saya menyukai diskusi pada kelompok kecil.

——

——

13. Saya selalu ingat ukuran, bentuk dan warna suatu objek.

——

——

14. Saya sering mengulang dengan keras petunjuk dari seseorang.

——

——

15. Saya menyukai bekerja dengan tangan saya.

——

——

16. Saya dapat mengingat wajah aktor, setting dan berbagai rincian visual sebuah film yang saya lihat.

——

——

17. Saya selalu menggunakan tangan dan gerakan tubuh untuk menjelaskan sesuatu.

——

——

18. Saya lebih menyukai berlatih dengan menggambar kembali suatu diagram di papan tulis daripada di kertas.

——

——

1 9. Saya tampaknya belajar dengan baikjika saya berdiri dan berjalan di sekitar tempat belajar.

——

——

20. Jika saya harus merakit sepeda, saya membutuhkan gambar atau diagram untuk membantu pada tiap tahap.

——

——

21. Saya dapat mengingat dengan baik suatu objek bila telah menyentuhnya atau bekerja dengan objek tersebut.

——

——

22. Saya dapat melakukan sesuatu dengan baik, dengan terlebih dahulu memperhatikan orang lain melakukannya.

——

——

23. Saya banyak mengetukkan jemari saya jika sedang duduk.

——

——

24. Saya dapat berkomunikasi dengan satu bahasa asing.

——

——

35•» mengeNal cara belajaR

25. Saya menyukai menyusun benda-benda.

——

——

26. Saya dapat mengikuti alur suatu cerita di radio.

——

——

27. Saya menyukai memperbaiki barang-barang di rumah.

——

——

28. Saya dapat memahami bahan kuliah dengan mendengarkannya melalui pita rekaman.

——

——

29. Saya terampil menggunakan mesin-mesin dan peralatan.

——

——

30. Bagi saya dudukdiam dalam waktu yang panjang sulit untuk dilakukan.

——

——

31. Saya menyukai berpantomim.

——

32. Saya dengan mudah melihat pola suatu rancangan.

——

——

33. Saya memerlukan istirahat yang sering jika beraktivitas.

——

——

34. Saya menyukai membaca atau menulis puisi.

——

35. Saya seringkali dapat memahami orang berbicara dengan aksen berbeda.

——

——

36. Saya dapat mendengar berbagai pola nada atau melodi dalam musik.

——

——

37. Saya suka menari dan menciptakan gerakan atau langkah-langkah baru.

——

——

38. Saya menyukai kegiatan yang memerlukan koordinasi fisik.

——

——

39. Saya lebih mudah mengikuti petunjuktertulis daripada lisan.

——

——

40. Saya dapat dengan mudah mengenali perbedaan bunyi yang mirip.

——

——

41. Saya suka menggunakan/ menciptakan bunyi atau sajak untuk mengingat sesuatu.

——

——

42. Saya berharap lebih bariyak perkuliahan memberikan pengalaman bekerja dengan tangan.

——

——

43. Saya dapat dengan cepat menyatakan bila dua bentuk geometri identik.

——

——

44. Benda-benda yang saya ingat dengan mudah adalah benda-benda yang pernah saya lihat dalam bentuk gambar atau cetakan.

——

——

45. Saya lebih mudah mengikuti petunjuk lisan daripada tertulis.

——

——

46. Saya dapat mengingat nama 15 instrumen medis dengan lebih mudah bila saya dapat menyentuhnya dan mengamatinya.

——

——

47. Saya perlu mengucapkan sesuatu dengan keras untuk mengingatnya.

——

——

48. Saya dapat memandang sesuatu bentuk dan menggambarkannya kembali dengan baik pada selembar kertas.

——

——

49. Saya biasanya dapat membaca peta tanpa kesulitan.

——

——

50. Saya dapat “mendengar” dengan tepat kata-kata dan nada suara seseorang beberapa hari setelah ia berbicara dengan saya.

——

——

51 . Saya dapat mengingat dengan baik petunjuk bila seseorang memberikan tanda-tanda, seperti bangunan khusus dan pohon.

——

——

52. Saya memiliki mata yang baik untuk warna dan kombinasi warna.

——

53. Saya suka melukis, menggambar dan memahat.

——

54. Jika saya memikirkan kembali sesuatu yang pernah saya kerjakan, saya dapat dengan jelas menggambarkan pengalaman tersebut

——

:

36il mengenal cara belajar

Nilai angka yang menunjukkan profil Anda dapat dihitung sebagai berikut:

1. Abaikan jawaban TIDAK

2. Untuk setiap jawaban YA, lihat nomor pernyataan, cari nomor tersebut pada tabel berikut dan lingkari.

3. Jika Anda selesai, akan terlihat tidak seluruh angka dilingkari.

4. Hitung jumlah lingkaran pada masing-masing kotak.

Visual

Auditor!

Kinestetik

3, 4, 6, 7, 9, 13, 16, 20, 22, 32, 39, 43, 44, 48, 49, 51, 52, 54,

1, 2, 8, 10, 11, 12, 14, 24, 26, ‘ 28, 34, 35, 36, 40, 41, 45, 47, 50,

5, 15, 17, 18, 19, 21, 23, 25, 27, 29, 30, 31, 33, 37, 38, 42, 46, 53,

Jumlah : …..

Jumlah : …..

Jumlah : …..

Nilai sama dengan atau lebih tinggi dari 10 menunjukkan kecenderungan kita akan suatu cara belajar. Nilai kurang dari 10 menunjukkan kita jarang memakai cara belajar terkait.

Dari angka jumlah di atas, nilai yang paling tinggi menunjukkan kecenderungan cara belajar kita. Nilai paling rendah menunjukkan pada cara tersebut kita lemah. Jika 2 nilai tinggi jumlahnya berdekatan maka kita memiliki preferensi akan dua cara belajar tersebut. Jika hasilnya adalah 3 nilai yang jumlahnya berdekatan maka kita dapat men^integrasikan tiga cara belajar tersebut.

Untuk dapat memahami masing-masing cara belajar, kita ambil contoh di tempat bekerja kita mendapat suatu tugas mengoperasikan suatu peralatan baru. Seseorang yang belajar secara visual akan memilih untuk membaca manual alat, gambar dan grafik. Seorang yang belajar dengan cara auditor! lebih memilih untuk dijelaskan secara lisan, sedangkan pembelajar kinestetik lebih menyukai ditunjukkan bagaimana alat tersebut bekerja dan diberi kesempatan untuk mencoba menggunakan alat.

Setelah kita mengenali cara belajar kita, diperlukan strategi belajar yang menggunakan kecenderungan cara belajar kita. Namun sebaiknya kita juga mencoba mengintegrasikan strategi untuk cara belajar yang kita lemah karena bila kita berhasil akan lebih memperkuat ingatan kita atas bahan yang kita pelajari.

Mana Tipe Terbaik?

Pertanyaan yang biasanya menggoda banyak orang

adalah mempertanyakan tipe mana yang paling baik.

Jawabannya adalah tidak ada. Tidak ada cara belajar yang

lebih baik dari yang lainnya. Tiap pribadi adalah istimewa

dan mengenali cara belajar hanyalah bantuan untuk

menyusun strategi belajar yang lebih cocok

untuk diri kita.

37mengenal cara belajar

Strategi Untuk Cara Belajar Visual

Ciptakan memori visual dari bahan-bahan yang ada dengan menandai gagasan-gagasan penting (termasuk persamaan matematika) dengan warna berbeda.

Sediakan waktu untuk memvisualkan gambar, grafik dan informasi tercetak.

Ciptakan “film dalam pikiran kita” mengenai bahan yang kita pelajari, bayangkan kita menggunakan memori visual seperti layar televisi dengan informasi yang bergerak dilayar.

Gunakan alat bantu belajar visual seperti pemetaan visual, hierarki dan grafik perbandingan untuk menggambarkan bahan yang kita pelajari.

Perkuat catatan kita atau alat bantu belajar kita dengan memberi warna dan gambar.

Bila kita termasuk orang yang mudah mengingat tulisan sendiri, buatlah catatan sendiri. Latihlah untuk memvisualisasikan apa yang kita tulis.

Selalu siap dengan pulpen dan kertas catatan untuk mencatat.

Strotegi Untuk Caret Belajar Auditor!

Berbicaralah dengan keras untuk menerangkan informasi baru, menyatakan pendapat atau menyatakan kembali suatu pernyataan pada saat kita belajar.

Lakukan pengulangan dengan berbicara keras dengan cukup sering. Buatlah kalimat lengkap dengan kata-kata sendiri.

Bacalah dengan suara keras.

Bentuklah kelompok belajar, sehingga kita dapat bertanya, dan berlatih menjawab pertanyaan yang berarti menyampaikan pemahaman kita secara lisan.

Bila mengikuti kuliah,fokuslah untuk memperhatikan dosen.

Terangkan secara lisan apa yang kita pelajari kepada seorang yang imajiner. Penjelasan lisan ini merupakan umpan balik terhadap tingkat pemahaman kita.

Ciptakan nada-nada lagu untuk mengingat informasi tertentu.

38mengenal cara belaja

Strategi untuk Cara Belajar Kinestetik

Bila kita belajar mengenai suatu benda atau mesin, pergilah ke laboratorium dan pelajari dengan saksama sambil secara fisik kita pegang. Gunakan komputer untuk mengetikkan informasi yang kita pelajari, karena pada waktu mengetik kita menggunakan keterampilan motorik halus dan memori otot.

Bila kita sedang mengulang informasi, katakan dengan keras sambil berjalan. Bagi sebagian orang berjalan dengan bahan belajar di tangan akan membantu memproses informasi. Gunakan kertas ukuran lebar (bila mungkin poster) untuk menggambar grafik, hierarki dan lain-lain.

Cara Belajar Berdasarkan Dominasi Otak

Salah satu penyebab mengapa kita belajar dengan cara yang berbeda-beda adalah karena kerja otak kita didominasi oleh bagian otak yang berbeda. Berikut akan dijelaskan karakteristik kedua belahan otak kita dan strategi belajar untuk tiap tipenya.

Untuk mengetahui kita tipe dominan otak kiri atau kanan, cobalah menggenggamkan kedua tangan satu sama lain. Lihat yang berada paling atas. Jempol tangan kanan atau kiri? Karena otak bekerja secara bersilangan, maka jika yang paling atas adalah jempol tangan kanan, berarti kita termasuk dominan otak kiri. Dan begitu juga sebaliknya.

DOMINASI OTAK KANAN

bOMINASI OTAK KIRI

OTAKMANAYA???

39Mengenal Cara Belajar

Ingin mencoba tes yang lebih akurat? Silakan mencoba tes berikut ini.

Beri tanda di sebelah pernyataan yang dirasa paling sesuai dengan diri Anda :

__ 1. Sebelum mengerjakan tugas yang sulit, saya

lebih suka membaca instruksinya sampai

selesai terlebih dulu.

__2. Kalau diberi tugas baru, saya lebih suka

mencoba-coba dalam mengerjakannya

__3. Saya suka menonton suatu film lebih dari

Sekali

__4. Saya tidak suka menonton film yang sudah

pernah ditonton karena sudah tahu jalan

ceritanya

__ 5. Kalau membaca teorema, saya sering

penasaran ingin tahu bagaimana bukti dari

teorema tersebut

__6. Kalau mengerjakan soal-soal matematika,

saya langsung saja pakai rumus yang ada

__7. Kalau membaca komik detektif, saya bisa

sabar membaca halaman demi halaman

__ 8. Kalau membaca komik detektif, saya langsung

melompat ke halaman belakang untuk tahu

siapa penjahatnya

__ 9. Bila berhadapan dengan program komputer

baru, saya biasa membaca instruksinya

terlebih dulu

__10. Bila berhadapan dengan program komputer

baru, saya langsung mencoba-cobanya

__ 11. Saya lebih suka mempelajari sesuatu sendiri,

baru berdiskusi dengan orang lain

__12. Saya lebih senang bila ada orang yang

menjelaskan pelajaran pada saya sebelum

saya membacanya sendiri

__13.Jika melihat special effect yang canggih di

suatu film, saya sekadar menikmatinya saja

__14.Jika melihat special effect yang canggih di

suatu film, saya penasaran bagaimana mereka

melakukannya

Kalau Anda lebih banyak menjawab ya pada soal-soal bernomor ganjil, berarti Anda lebih cenderung dominan otak kiri. Sedangkan kalau lebih banyak setuju pada pernyataan-pernyataan bernomor genap, artinya Anda adalah dominan otak kanan.

Dominan Otak Kiri

Pemrosesan otak kiri terpusat pada tugas yang memerlukan kompetensi verbal dan matematis seperti berbicara, membaca, berpikir dan berargumentasi. Informasi pada otak bagian ini diproses secara sekuensial alias berurutan. Oleh sebab itu, orang dengan tipe ini biasanya kesulitan mendapatkan hasil yang maksimal ketika diminta untuk mengerjakan aneka pekerjaan di satu waktu.

Karakteristik lain dari orang berdominan otak kiri adalah cara berpikirnya yang analitis. Mereka cenderung lebih suka melihat bagian-bagian materi satu per satu sebelum melihatnya sebagai satu keseluruhan. Secara umum, kemampuan yang dimiliki orang berdominan otak kiri adalah jenis-jenis yang secara standar dibutuhkan di dunia akademis. Namun biasanya mereka agak sulit jika diminta memunculkan ide-ide baru yang segar karena tidak biasa berpikir nonkonvensional.

Strategi belajar untuk dominan otak kiri: pelajari dahulu prinsip-prinsip dasar cobalah melihat keterkaitan antara prinsip dasar pelajari bahan secara berurutan dari depan sampai ke belakang

jika ada detail yang tidak mengerti, tandai bagian tersebut dan meneruskan belajar ke bagian selanjutnya

DESY SUTIKHNO

Kalau belajai, aku lebih suka belajai lewat mendengar. Dan jelaslah, lebih suka kalau diterangin orang. Kalau aku, tipenya ga begilu suka belajar kelompok. Rasanya pelajaran malah ga masuk! Apalagi _ kalau kelompok belajainya udah besai bangct, 10 orang misalnya Kayaknya malah bikin pusing. Topi kalau belajainya barcng 2-3 orang yah, masih OK lah. Aku sih ga punya kelompok belajar khusus. Sama siapa aja. Yang periling sebelum belajar kelompok tuh aku belajar sendiri dulu. Biar pelajaiannya lebih meresap, aku biasanya ngcrjain krfihan-latihan soal juga.

Aku juga belajai lebih efcktii kalau nggak dengai musik sama sekali Jadi lebih enak kalau suasananya scpi gitu. Kalau ada orang lewd sih ga apa-apa. Topi kalau musik mah malah akunya ikut nyanyi he. .he..

mengenal car a belajar

Dominan Otak Kanan

Orang-orang yang didominasi otak kanan, dikenal ebagai orang-orang yang kreatif. Otak kanan berurusan lengan irama, rima, musik, gambar dan imajinasi. ’emrosesan otak kanan lebih terpusat pada domain lonverbal seperti mengerti relasi spasial, pengenalan iola dan gambar, musik serta ekspresi emosional.

Mereka yang didominasi otak kanan lebih senang nelihat gambaran secara keseluruhan terlebih dulu ebelum masuk ke detail persoalan. Karena cara kerja itaknya yang tidak sekuensial, orang dengan otak anan yang dominan mampu mengerjakan beberapa ;nis tugas sekaligus. Kekurangannya, mereka agak ulit jika diminta untuk fokus mengerjakan satu hal saja ecara terus-menerus.

Strategi belajar untuk dominan otak kanan :

Bacalah keseluruhan materi secara sekilas terlebih

dahulu untuk memperoleh gambaran tentang materi

yang akan dipelajari

Buat peta pikiran untuk melihat keterkaitan antar

bagian

Bagi waktu belajar menjadi sejumlah sesi yang

singkat

Buat daftar hal-hal yang akan dipelajari supaya

tetap bisa fokus

Cara Belajar Berdasarkan Kemandirian

Sebenarnya tidak semua orang cocok belajar bersama teman. Kadang ada mereka yang bisa memahami lebih banyak bila belajar sendiri. Berikut penjelasannya lebih lanjut.

Dominan Belajar Berkelompok

Ada sebagian orang yang cenderung ingin bertanya iada orang lain jika menghadapi kesulitan. Mereka idalah orang-orang yang bisa meletakkan buku ang sedang dipelajarinya ketika mendengar diskusi ang seru di meja sebelah. Ciri-ciri seperti di atas liasanya dimiliki orang-orang yang lebih suka belajar lerkelompok.

Strategi untuk dominan belajar berkelompok :

memilih teman belajar yang dapat diajak bertukar

pikiran dan tidak terus-terusan bercanda ketika

belajar. Sangat disarankan pula untuk belajar

bersama orang yang lebih pintar.

menggunakan buku-buku kumpulan soal yang telah

dilengkapi jawaban

memintalah untuk diterangkan cara pengerjaan,

bukan sekadar bertanya jawabannya

merutinkan kegiatan belajar bersama

Dominan Belajar Mandiri

Kalau kita termasuk orang yang mudah terganggu dengan suara-suara di sekitar, atau sulit untuk kembali berkonsentrasi setelah “diganggu” sejenak, maka bisa jadi kita termasuk tipe orang yang lebih cocok belajar mandiri.

Strategi belajar untuk dominan belajar mandiri:

Mencoba memahami materi terlebih dulu sebelum

diterangkan/berdiskusi dengan orang lain – Memperbanyak literatur yang digunakan dalam

belajar agar bisa mencoba mencari solusi bila

menghadapi kebuntuan

Mencoba latihan-latihan soal dari buku selain teks

yang dirujuk

Memilih tempat belajar yang tenang dan relatif

bebas dari gangguan eksternal

Setelah memahami materi, cobalah berdiskusi

dalam kelompok untuk memperdalam ilmu yang

telah didapat.

Sumbernya: Dari buku “Strategi Sukses Di Kampus”.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: